
Seminggu yang lalu ada urusan keluarga di Palembang sekitar 2 hari, berhubung ini kali pertama saya ke sana, dari awal sudah berencana ingin wisata kuliner. Rekomendasi pertama dari Om saya adalah ke Mie Pangsit Salim, yang terletak di belakang Sekolah Methodis Jl. Kolonel Atmo.Mie Pangsit Salim ini menempati bangunan yang sederhana namun cukup nyaman. Buka mulai jam 06.00 untuk melayani pembelinya yang sebagian besar adalah pelajar Sekolah Methodis dan karyawan.
Mie Pangsit Salim disajikan di atas piring, lengkap dengan sawi hijau, daun bawang, pangsit rebus dan daging babi yang dipotong kotak-kotak kecil. Mie Pangsit Salim juga disajikan bersama kuah kaldu yang sangat bening.
Aroma kuah kaldunya saja sudah menggugah selera saya. Begitu pesanan siap di meja, hal pertama yang saya lakukan adalah menghirup aroma kuah kaldunya kemudian mengambil sendok bebek dan mulai menyendokkan kuah kaldu tersebut ke mulut saya... hmmm.... rasanya gurihh... banget!! Rasa mie-nya sendiri sama dengan mie pangsit chinese pada umumnya yang memiliki rasa yang khas dan enak. Dalam satu porsi terdapat 5 pcs pangsit yang berisi cincangan daging babi dan rasanya pun enak. Seporsi Mie Pangsit Salim cukup ditukar dengan uang Rp 12.000, ya sebandinglah dengan apa yang didapat.
Tips makan Mie Pangsit Salim, kuah dan mie dicapur menjadi satu sehingga menghasilkan citarasa yang sempurna karna kekuatannya memang terletak pada kuah kaldunya dan pangsitnya.



0 komentar:
Poskan Komentar